Sepotong Surat Untuk Teman yang Sedang Kasmaran

Sore itu kali pertama kita bertemu, berdegup di dadaku
Kita tidak bertukar suara, juga tidak beradu tatap
Kita tidak saling kenal.
Bolehkah berkenalan?

Pertemuan demi pertemuan, aku jauhkan pandangan
Kau pun sama, cuma bicara seperlunya
Tidak pernah bertatapan, tidak juga saling lempar senyuman
Namun di pikiran, kerap menanyakan, pantaskah?
Bagaimana denganmu? Samakah?

Aku ingat sekali, rentak kakimu berlari
Saat tahu aku yang datang, seperti malu
Menyembunyikan sipumu
Aku hapal
Namun aku alpa, dan tidak ingin dicurangi berkali-kali
Oleh hati.

Telah dua kali temu, sejak kau berdiri lama di hadapku
Seperti menunggu
Apa pantas aku berani?
Apa harus kuberanikan diri?

Aku tidak mau terjebak khayal
Sebab lukaku lama sembuhnya
Aku tidak ingin berandai-andai
Namun ada rasa, kau kudamba
Sudikah kiranya?

Iklan

6 tanggapan untuk “Sepotong Surat Untuk Teman yang Sedang Kasmaran

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s