Teruslah Membaik

“Bagaimana caranya?” tanyaku

“Insyaallah, akan ada jalan. Apa kamu sudah siap dengan semua resikonya nanti?” Dia balik bertanya.

Aku terdiam, mengulang-ulang pikir, menimbang maksud kalimat, ke mana arah kalimatnya.

Aku paham. Seketika tegas kujawab, “ya, insyaallah aku sudah siap.”

“Kalau begitu, semoga Allah mudahkan,” balasnya.

Percakapan saja bagiku tidak serta-merta melegakan.

Bagiku, menumpahkannya sebagai tulisan masih-lah tempat ternyaman.

Hari itu, Allah menunjukkan kuasa-Nya

Dan aku menangis, sebagai seorang hamba yang bergelimang dosa

Allah mendengar, Allah melihat, Allah-lah tempat meminta

Allah maha baik, segala puji bagi-Nya

Allah telah memilihkan jalan terbaik untuk setiap hamba-Nya

Dan ikhtiar dengan cara yang baik adalah keharusan kita

Lalu ikhbar datang kepadaku, aku harus lebih baik lagi ke depannya

Lagi-lagi aku menangis, aku masih bergelimang dosa

Ya Rabb, ampuni dosa-dosa hamba.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s